47 Rue Cortambert, 75116 Paris - Tél. : 01 45 03 07 60 - Nos horaires d'ouverture

Prancis Dukung Pembangunan Infrastruktur Transportasi Indonesia

///Prancis Dukung Pembangunan Infrastruktur Transportasi Indonesia

Dalam pertemuan dengan pengusaha industri transportasi Prancis dari Konfederasi Pengusaha Perancis (Mouvement des Entreprises de France-MEDEF /French Business Confederation – MEDEF) di Paris tanggal 26 Februari 2015, Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas pemerintah dan untuk itu mengajak perusahaan Prancis terkait untuk turut serta dalam pembangunan berbagai infrastruktur transportasi di Indonesia.

Business Meeting MEDEF

Pertemuan Menteri Perhubungan RI dengan kalangan pengusaha di MEDEF merupakan bagian dari program kunjungan Menteri Perhubungan RI ke Prancis pada tanggal 24-27 Februari 2015. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan memaparkan berbagai program, rencana dan strategi Indonesia dalam pembangunan infrastruktur transportasi ke depannya. Dalam kunjungannya tersebut Menteri Perhubungan didampingi oleh 2 orang anggota Komisi V DPR RI, pejabat terkait pada Kementerian Perhubungan dan sejumlah lembaga yang membidangi sektor transportasi udara dan perkeretapian Indonesia.

 

Pertemuan dengan CEO Airbus

Pertemuan di MEDEF International dipandu oleh CEO MEDEF International, Philippe Gautier dan dihadiri oleh lebih dari 30 wakil perusahaan Prancis yang bergerak di bidang transportasi (baik darat, laut, maupun udara), infrastruktur transportasi dan sektor pembiayaan dan keuangan Prancis. Selain sektor bisnis, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Penasehat Menlu Prancis untuk negara-negara ASEAN (Special French Representative for Economic Relations with ASEAN Countries) Phillipe Varin, dan wakil dari Kementerian Luar Negeri dan Pembangunan, Kementerian Transportasi, dan Kementerian Keuangan Prancis

 

Dalam sesi diskusi, perusahaan Prancis menyatakan perhatian dan ketertarikan untuk terlibat dalam proyek-proyek infrastruktur Indonesia. Disampaikan pula berbagai usulan konkrit dalam upaya untuk merealisasikan program-program yang telah direncanakan termasuk berbagai pertanyaan mengenai prioritas, time table proyek, serta mekanisme pembiayaan termasuk skema Public and Private Partnership (PPP). Pertemuan dengan kalangan pengusaha Prancis ditutup dengan pertemuan dalam format one-to-one antara perusahaan Prancis dengan Menteri Perhubungan beserta jajarannya dalam rangka mendalami secara spesifik proyek-proyek transportasi di Indonesia.

Pertemuan dengan Menteri Muda Transportasi, Kelautan, dan Perikanan

Sehari sebelumnya (25/2) Menteri Perhubungan RI juga telah diterima oleh Menteri Muda Transportasi, Kelautan, dan Perikanan Prancis, Alain Vidalies dimana dalam pertemuan tersebut telah dibahas antara lain mengenai isu larangan terbang maskapai penerbangan Indonesia di wilayah Uni Eropa, persyaratan keamanan dan keselamatan transportasi, dan penguatan kerja sama pengembangan perkeretaapian dan pembangunan MRT/Trem di beberapa kota di Indonesia.

Pertemuan dengan CEO SNCF

Dalam kunjungannya ke Prancis, Menteri Perhubungan juga berkesempatan melakukan pertemuan dengan CEO Perusahaan Kereta Api Prancis (SNCF) di Paris, Guillaume Pepy (27/2) guna membicarakan dan membahas mengenai kelanjutan kerja sama SNCF dengan otoritas serta operator perkeretaapian Indonesia, dan pertemuan dengan pimpinan perusahaan pesawat terbang CEO Airbus, Fabrice Brégier. Dalam kesempatan terpisah, anggota delegasi Menteri Perhubungan RI lainnya juga melakukan peninjauan ke pusat operasi, manajemen dan perawatan Trem Prancis di kota Reims dan menjajaki kerja sama  dengan salah satu perusahaan Prancis yang bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan Bandara (Vinci Airports).

 

Kunjungan Menteri Perhubungan ini merupakan kunjungan pertama anggota kabinet pemerintahan RI dibawah Presiden Joko Widodo ke Prancis sejak dilantik pada bulan Oktober 2014 lalu dan merupakan salah satu upaya guna mendorong dan mengimplementasikan kesepakatan Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis yang diluncurkan oleh Presiden RI dan Perdana Menteri Prancis, François Fillon di Jakarta pada tahun 2011.

 

KBRI Paris,   Maret 2015

By | 2015-03-04T15:07:36+00:00 mars 4th, 2015|Categories: Économie|