Carnaval Tropical de Paris 2017 – Indonésie

Home/Événement/Ambassade d'Indonesie/Carnaval Tropical de Paris 2017 – Indonésie

Satu weekend, dua karnaval Prancis: Indonesia hadir dalam pawai budaya di Kota Paris dan Lyon

Dengan iringan gamelan Bali nan dinamis, tim Indonesia mulai menapaki jalan terkemuka Champs Elysées di Kota Paris, sebagai bagian dari pawai Carnaval Tropical de Paris pada Minggu, 2 Juli 2017. Karnaval ini adalah untuk yang ke-16 kali diadakan oleh Pemerintah Kota Paris (Mairie de Paris) dan berlangsung di sepanjang. Selain ditonton puluhan ribu orang yang memadati sepanjang jalan, acara ini juga ditayangkan live di tv nasional Prancis.

Pencak silat di Champs Elysées, jalan utama Kota Paris

Tema yang diangkat adalah “culture olympics”, dalam rangka kampanye Kota Paris menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2024. Karnaval dibuka oleh Walikota Paris, Anne Hidalgo. Turut hadir pula Menteri Olahraga Prancis, Laura Flessel, bersama atlet Prancis yaitu Malia Metella (renang) dan Ysaora Thibus (anggar). Tercatat 33 tim mengikuti karnaval, didominasi oleh negara-negara Amerika Tengah/Selatan dan Karibia, seperti Brasil, Kolombia, Bolivia, Haiti, dan Peru. Dari Eropa, hadir wakil dari Belanda dan Prancis. Adapun Indonesia adalah satu-satunya negara Asia yang diundang dalam karnaval ini.

Ragam budaya Nusantara

Tim Indonesia terdiri atas 110 orang dari berbagai asosiasi kebudayaan Indonesia di Prancis, di bawah binaan KBRI Paris. Selama pawai sepanjang 3,5km tersebut, tim Indonesia secara bergantian membawakan musik dan tarian dari Kalimantan (oleh Asosiasi IKFI), Maluku (Asosiasi Gandong Paris), Bali (Asosiasi Srikandi SJI dan gamelan Pantcha Indera), dan Batak (Asosiasi Bonapasogit Paris), serta tari Poco-Poco dan Goyang Maumere. Hadir pula Indonesia Diaspora Network-France (IDNF) dan PPI Paris dalam barisan pakaian Nusantara.

Sesuai dengan tema panitia, tim Indonesia secara khusus mempertontonkan pencak silat, yang dibawakan oleh Asosiasi Pencak Silat KBRI Paris. Kehadiran Indonesia dalam karnaval ini merupakan bagian dari misi promosi keragaman budaya Nusantara di Prancis, sekaligus pembinaan masyarakat dan diáspora, serta asosiasi budaya Indonesia di Prancis.

Mobil hias Indonesia membawa gamelan Bali dan sound system memainkan lagu-lagu tradisional

Merah-Putih dalam festival bendera dunia di Lyon

Sebelumnya, pada hari Sabtu tanggal 1 Juli 2017, Indonesia juga turut serta dalam festival bendera-bendera dunia, atau Fête des Bannières du Monde, di Kota Lyon. Dalam festival yang diikuti oleh 35 peserta berbagai negara tersebut, tim Indonesia diwakili oleh PPI Lyon, yang didukung KBRI Paris dan ITPC Lyon, hadir memeriahkan acara dalam parade budaya (membawakan tabuik Padang) dan stand promosi.

Semangat para penabuh Tabuik dalam parade di Lyon

Parade berlangsung dari Place de la Bourse menuju Place Bellecour, yang merupakan jalan utama Kota Lyon. Masyarakat dan para wisatawan berkumpul di sepanjang jalan untuk melihat parade, ataupun memberikan semangat bagi para peserta karnaval. Dalam penutupan  karnaval, bendera Merah-Putih turut dikibarkan oleh tim Indonesia. Tampak pula bendera-bendera negara lain, seperti India, Tiongkok, Brasil, dan tuan rumah Prancis, yang menggambarkan persahabatan Dunia.

By | 2017-07-10T10:32:25+00:00 juillet 3rd, 2017|Categories: Ambassade d'Indonesie|